Pages


Tampilkan postingan dengan label Kolesterol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolesterol. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 April 2011

Bawang Putih

Nama lain:
Garlic (Inggris), Bawang Putih (Indonesia), Bawang (Jawa); Bawang Bodas (Sunda), Bawang handak (Lampung); Kasuna (Bali), Lasuna pute (Bugis), Bhabang pote (Madura); Bawa bodudo (Ternate), Kalfeo foleu (Timor);
Bawang putih termasuk klasifikasi tumbuhan terna berumbi lapis atau siung yang bersusun. Setiap umbi bawang putih terdiri atas sejumlah anak bawang (siung) yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih. Bawang putih yang semula merupakan tumbuhan daerah dataran tinggi, sekarang di Indonesia, jenis tertentu dibudidayakan di dataran rendah.
Khasiat dan manfaat dari Bawang Putih:
  • Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan
  • Membantu menghambat proses penuaan.
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Mengurangi resiko terkena kanker.
  • Bila dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
  • Zat anti-thrombotic dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.  Berpotensi mencegah terjadinya serangan jantung dan stroke.
  • Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.
  • Bawang putih mengandung antioksidan yang berguna untuk melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu system kekebalan tubuh
  • Menyembuhkan tekanan darah tinggi
  • Meringankan tukak lambung
  • Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.
  • Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.
  • Membantu meningkatkan nafsu makan
  • Menjaga stamina tubuh
  • Mengandung khasiat antimikroba, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga sebagai antitumor.

Kandungan :
Dari umbi bawang putih per 100 gram mengandung air (~71%), protein (~4,5%), lemak (~0,2%), dan sisanya adalah hidrat arang, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, dan zat besi.
Di samping itu dari beberapa penelitian umbi bawang putih mengandung zat aktif allicin, aliin, enzim alinase, germanium, sativine, sinistrine, selenium, scordinin, nicotinic acid. Kandungan utamanya adalah allicin sejenis senyawa sulfur yang dihasilkan dari asam amino. Allicin mengandung antibiotik yang lebih baik dari penisilin dan tetrasilin.

Pemanfaatan:
1. Hipertensi
    a. Bahan: 3 siung bawang putih,
       Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus dan diperas dengan
       air secukupnya, Ialu disaring;
       Cara menggunakan: diminum secara teratur setiap hari.

    b. Bahan : 2 siung bawang putih;
       Cara membuat: bawang putih dipanggang dengan api;             
       Cara menggunakan: dimakan setiap pagi selama 7 hari.

2. Asma, batuk dan masuk angin
    Baban: 3 siung bawang putih, 1 sendok makan madu dan gula batu
    secukupnya;
    Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus, kemudian dioplos
    bersama bahan lainnya sampai merata dan diperas/disaring;
    Cara menggunakan: diminum setiap pagi sampai sembuh.

3. Sakit kepala
    Bahan: umbi bawang putih;
    Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus;
    Cara menggunakan: untuk kompres pada dahi.

4. Sakit kuning, sesak nafas dan busung air
    Bahan: 1 umbi bawang putih, 1 potong gula batu sebesar telur ayam
    Cara membuat : umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian kedua
    bahan tersebut direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih
    dan diaduk sampai merata, dan disaring;
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 2 sendok makan, pagi dan
    sore.

5. Ambeien
    Bahan : umbi bawang putih;
    Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian diperas
    untuk diambil airnya;
    Cara menggunakan: dioleskan di sekitar dubur setiap hari.

6. Sembelit
    Bahan: yoghurt bawang putih dan bawang merah secukupnya;
    Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus, diperas untuk
    diambil airnya, kemudian dicampur sampai merata dan disaring;
    Cara menggunakan: diminuni biasa.

7. Luka memar karena tikaman atau pukulan
    Bahan: bawang putih dan 1 sendok madu;
    Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus, kemudian diberi 1
    sendok madu dan dicampur sampai merata;
    Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.

8. Luka kena benda tajam berkarat
    Bahan: umbi bawang putih dan minyak kelapa secukupnya;
    Cara membuat: umbi bawang putih dibakar, kemudian dicelupkan ke
    dalam minyak kelapa dan ditumbuk halus;
    Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.

9. Mempercepat matangnya bengkak abses
    Bahan : umbi bawang putih;
    Cara membuat: umbi bawang putih dipanasi dengan minyak cat,
    kemudian ditumbuk halus;
    Cara menggunakan : ditempelkan pada bagian yang bengkak.

10. Untuk mengeluarkan serpihan kaca, kayu atau duri
     Bahan: umbi bawang putih;
     Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus;
     Cara menggunakan: ditempelkan pada baglan yang kemasukan
     serpihan kaca, kayu atau duri.

11. Sengatan serangga
     Bahan: umbi bawang putih, sendowo dan garam secukupnya;
     Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian
     dicampur dengan bahan lainnya sampai merata;
     Cara menggunakan: dioleskan ada bagian tubuh yang disengat
     serangga.

12. Mengusir cacing kremi dan cacing perut
     Baban: beberapa siung bawang push;
     Cara membuat: dikupas dan dicuci bersih;
     Cara menggunakan: dimakan langsung.

13. Sulit tidur (insomnia)
     Bahan: beberapa siung bawang putih;
     Cara membuat: dikupas dan dicuci bersih;
     Cara menggunakan: dimakan langsung sebelum tidur.

Kebaikan dan manfaat bawang putih terangkum dengan baik di dalam produk Garlic Oil Softgel.

Teh (Camellia sinensis)

Nama Lain :
Nteh (Sunda); Pu erh cha (China); theler (Perancis); teestrauch (Jerman); Te (Itali); cha da India (Portugis); tea (Inggris).

Tanaman teh umumnya ditanam di perkebunan, dipanen secara manual, dan dapat tumbuh pada ketinggian 200 - 2.300 m di atas permukaan laut. Teh berasal dari kawasan India bagian Utara dan Cina Selatan. Ada dua kelompok varietas teh yang terkenal, yaitu assamica yang berasal dari Assam dan sinensis yang berasal dari Cina. Varietas assamica daunnya agak besar dengan ujung yang runcing, sedangkan varietas sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul. 

Daun teh berbau aromatik dan sedikit pahit. Daun teh mengandung kafein (2 - 3%), theobromin, theofilin, tanin, xan-thine, adenine minyak asiri, kuersetin, naringenin, dan natural fluoride. Tanin mengandung zat epigallocatechin galat, yang mampu mencegah kanker lambung dan kerongkongan. Setiap 100 g daun teh mempunyai kalori 17 kJ dan mengandung 75 - 80% air, polifenol 25%, protein 20%, karbohidrat 4%, kafein 2,5 - 4,5%, serat 27%, dan pektin 6%. Kafein mempercepat pernapasan, perangsang kuat pada susunan saraf pusat dan aktivitas jantung. Theofilin efek diuretik kuat, menstimulasi kerja jantung dan melebarkan pembuluh darah koroner. Theobromin terutama mempengaruhi otot. 

Dari hasil penelitian, flavonoid yang merupakan antloksidan polifenol pada teh mampu mernperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis, dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah yang selanjutnya akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner. Namun, berbeda dengan daun teh, biji teh mengandung saponin yang beracun dan mengandung minyak.

Khasiat
Daun teh berguna untuk mengatasi:
- sakit kepala,
- diare,
- penyubur dan menghitamkan rambut,
- kolesterol dan trigliserida darah tinggi,
- kencing manis (diabetes mellitus),
- mengurangi terbentuknya plak atau karang gigi (dental plaque),
- infeksi saluran pencernaan.

Pemanfaatan :
1. Diare
    Daun teh yang masih muda dan segar sebanyak 20 g dicuci  bersih
    lalu direbus dengan 3 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah
    dingin disaring dan minum sekaligus.

2. Penyubur dan menghitamkan rambut
    Air teh kental sebanyak 1 cangkir diembunkan semalaman.
    Keesokan paginya air teh ini siap dipakai untuk membasahi kulit
    kepala dan rambut sambil dipijat-pijat. Lakukan 1 kali setiap hari,
    sampai kelihatan hasilnya.

3. Sakit kepala
    Air teh kental 3/4 cangkir, diberi air jeruk nipis sebanyak 1 sendok
    teh dan madu 1 sendok makan. Aduk sampai merata, lalu dinminum
    sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

4. Mengurangi pembentukan karang gigi 
    Berkumur dengan air teh setelah makan.

5. Infeksi saluran pencernaan, kolesterol darah tinggi
    Daun teh kering (teh hijau) sebanyak 7 g diseduh dengan air panas.
    Biarkan selama 10 menit. Minum selagi hangat.

Efek kurang baik dari teh:
Jika dikonsumsi berlebihan, daun teh juga bisa berakibat kurang baik, yaitu keracunan kafeina kronis. Bila setiap harinya minum 5 cangkir teh yang setara dengan 600 mg kafeina, lama kelamaan akan memperlihatkan tanda dan gejala keracunan kafeina kronis. Gejala-gejala tersebut antara lain gangguan pencernaan makanan (dispepsia), lemah, gelisah, tremor, sukar tidur, tidak nafsu makan, sakit kepala, pusing (vertigo), bingung, berdebar, sesak napas, dan kadang sukar buang air besar.
Produk HPA yang memanfaatkan kebaikan teh ialah GuazSlim sebagai pelangsing tubuh dan menurunkan kelebihan berat badan.

Kamis, 28 April 2011

Anggur


Buah Anggur

Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis. Bentuk buah anggur hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung. Daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan pada anggur adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa.

Prof Ali Khomsan menambahkan, berbagai penelitian menunjukkan, biji anggur mengandung pycnogenol sebagai penguat kolagen untuk kelenturan pembuluh darah (anti aging) dan kulit anggur ternyata kaya flavonoid dengan daya antioksidan lebih tinggi dari vitamin C. Tak hanya itu, buah anggur sendiri kaya kalium untuk mengontrol tekanan darah. Secara keseluruhan buah anggur mengandung banyak manfaat. Khasiat lain yang dimiliki anggur, adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemi karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa.

Kandungan mineral dalam anggur yang memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh antara lain mangan. Zat itu sangat diperlukan tubuh dalam sintesis energi sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.
Menurut The George Mateljan Foundation, anggur juga memiliki nilai gizi yang sangat luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebut saja kalsium, kalium, vitamin A, Vitamin C, dan thiamin.

Anggur disebut mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.

Biji Anggur

Kita umumnya lebih menyukai anggur tanpa biji. Kalau sedang "sial" mendapatkan anggur berbiji, orang akan meludahkan biji-bijinya setiap kali mereka mengunyah buah anggur. Padahal, sama seperti daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.

Mineral mikro yang sudah lebih dulu diketahui banyak terdapat dalam biji anggur terutama anggur merah adalah seng dan mangan. Kedua mineral mikro tersebut terutama amat penting untuk menjaga libido seks pria, menjaga kesuburan pria. Manfaat lain seng dan mangan bagi kesehatan pria adalah mencegah dan membantu mengatasi peradangan prostat.

Belakangan banyak dijual suplemen ekstrak biji anggur merah, yang diklaim bisa mengerem laju penuaan, mencegah penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) termasuk mencegah stroke dan serangan jantung. Selain itu, juga dikatakan dapat merangsang pembentukan jaringan kolagen yang akan menggantikan kulit tua atau rusak. Senyawa yang dipromosikan khasiatnya tersebut adalah proantosianidin (proanthocyanidin), populer dengan istilah OPC.

Berdasarkan penelitian Dr. Masquelier, ditemukan bahwa kekuatan antioksidan OPC 20 kali vitamin C dan 50 kali vitamin E! Lebih dahsyat dari kekuatan antioksidan yang dipunyai vitamin A, C, dan E. Dr Masquelier menduga kekuatan ini bersumber dari banyaknya jumlah ikatan rangkap atom karbon dalam rantai molekul OPC. Keunikan komposisi molekulnya menjadikan OPC mampu melumpuhkan jauh lebih banyak radikal bebas. Karena itu, biji anggur menjanjikan kemampuan lebih baik dalam meredam penuaan dan menggiatkan peremajaan sel.

Aktivitas OPC menjadikan sel-sel darah merah cukup mengandung oksigen, sehingga terhindar dari perlengketan satu sama lain. Dengan demikian, aliran oksigen dan nutrisi dalam pembuluh darah berlangsung lancar. Selain sel kulit akan terjaga kesegarannya, kondisi ini juga membuat organ-organ tubuh tetap sehat, serta mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. OPC juga dapat membantu dalam proteksi tubuh terhadap efek-efek negatif dari internal ataupun lingkungan seperti merokok/asap rokok dan polusi, sreta mendukung proses metabolisme tubuh secara normal. Selain itu, ekstrak biji anggur dapat meningkatkan high-density lipoprotein (HDL-C atau "kolesterol baik") dan mengurangi kolesterol LDL

Dibandingkan dengan suplemen antioksidan vitamin A dan E, suplemen ekstrak biji anggur lebih aman. OPC bersifat larut dalam air, sehingga kelebihan dosis asupan OPC akan dibuang ke luar dari tubuh terutama bersama urine. Dosis optimum suplemen ekstrak biji anggur yang dianjurkan adalah 150-200 mg per hari, yang dibagi dalam 2-3 kali minum. Utamakan suplemen ekstrak biji anggur yang mengandung setidaknya 95 persen OPC.

Suplemen ekstrak biji anggur yang baik diolah dari buah anggur tanaman organik dan ditanam dalam lingkungan tanpa polusi. Karena OPC menggiatkan fungsi obat-obatan antialergi, maka sebaiknya suplemen ekstrak biji anggur diminum 2 jam setelah minum obat antialergi.

Grapeseed Oil Softgel dari HPA mengandung kebaikan dan khasit biji anggur.

-dari berbagai sumber-